MUI Kaltim Gelar Salat istisqo, Samarinda Setiap Hari Diguyur Hujan

Samarinda,www, muikaltim,org-Majelis Ulama Indinesia MUI Kalimantan Timur  bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kaltim,  para ulama,  para pelajar dan masyarakat Samarinda menggelar Shalat Istisqo belum lama ini di Halaman GOR segiri jalan Kusuma Bangsa Samarinda.

Kegiatan tersebut bertujuan agar warga kaltim yang selama ini kekurangan air, adanya kabut asab akibat kebakaran, dan air asin di Sungai Mahakam agar Alloh menurunkan hujan sehingga bencana di Kaltim segera berakhir.

Ketua MUI Kaltim KH Hamri Has mengatakan, bahwa lantunan do’a juga wajib dilakukan tanda buka hamba yang tak kuasa atas kudrat Tuhan-Nya. Dan juga sebagai pengingat umat muslim agar mengintropeksi diri dengan perbuatan buruk yang telah dilakukan agar terhindar dari bencana, terutama kemarau yang berkepanjangan sampai Karhutla yang menimbulkan asap.

,Hamri Has menjelaskan, diadakannya salat istisqa ini sebagai bentuk masyarakat kaltimr, khususnya kota Samarinda untuk berikhtiar kepada Allah SWT.

“Seperti yang diketahui, sudah lama tidak adanya turun hujan, sehingga kabut asap yang semakin pekat dan tebal. Maka kita dari MUI kaltim berjasama dengan Pemprov kaltim dan pihak pihak lainya mengadakan salat istisqa bersama, sebagai bentuk kita berikhtiar kepada Allah SWT,” jelas  KH hari Has.

Dikatakannya, alhamdulillah antusias warga yang cukup besar, sehingga kita bisa melaksanakan salat istisqa bersama. Ia berharap mudah-mudahan setelah diadakannya salat istisqa, dan doa bersama ini, Allah SWT bisa menurunkan rahmatnya kepada kita semua.

“Walaupun dan sebenarnya ini ada campur tangan ulah dari manusia juga kan, seperti membakar hutan dan lahan. Sehingga momen seperti ini yang sudah lama tidak hujan, dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” terangnya.

Ia menyampaikan bahwa, sebagai umat Muslim perbanyaklah istighfar, dan bertaubat. Karena ini mungkin satu di antara ujian yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita. “Dengan ujian yang diberikan oleh Allah SWT saat ini kepada kita, semoga bisa lebih menyadarkan masyarakat lagi,” katanya.

Gubernur Kaltim H Isran Noor menyambut baik pelaksanaan salat Istisqo yang diinisiasi oleh MUI Kaltim tersebut. Mengingat wilayah Kaltim sudah memasuki kemarau panjang dan berdampak pada kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap.

“Inilah salah satu bentuk kepedulian umat Islam terhadap masyarakatnya. Banyaknya jamaah yang mengikuti Salat Istisqo juga sebuah hal yang menggembirakan. Insya Allah dengan kekhusyukan, ketulusan dan keikhlasan, ikhtiar dan doa kita akan di ijabah Allah SWT,” kata Isran dilansir Antara.

Isran Noor berharap dilaksanakannya Salat Istisqo maka  wilayah Kaltim segera diturunkan hujan, sehingga titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat segera padam.

Meskipun beberapa hari terakhir sudah turun hujan. Namun ini juga salah satu ikhtiar bersama agar tidak kesulitan air di musim kemarau ini.

“Dengan kegiatan ini kita bisa bersilaturrahim dan bermunajat agar apa yang kita cita citakan terkabul. Yaitu kondisi yang baik, aman tenteram dan diturunkan hujan. Tapi jangan terlalu lebat juga hujannya,” ucap Isran.

Disambut Hujan Deras

Pasca  shalat istisqo yang digelar MUI . Pemprov  dan masyarakat Samarinda. Hujan setiap hari mengguyur Samarinda  bahkan pada  minggu 29 September 2019 samarinda sampai kebanjiran dimana mana.

“Marilah kita sujud syukur atas perkenan Allah Yang Maha Rahman dan Maha Rahim yang telah mengijabah doa dan sholat istisqo hambaNya tadi pagi di GOR Segiri  dengan menurunkan hujan yang lebat sore ini. Alhamdulillah, Allah mengisyaratkan bahwa sholat istisqo kita ternyata sah dan maqbul disisi Allah SWT. Alhamdulillahillazii fadholana ‘ala katsirin mimma kholaqnahu tafdhiilaa,”  Kata KH Alwy As wakil Ketua MUI kaltim yang juga ikut bersama ulama salat istisqo yang digelar MUI Kaltim

Komentar tentang terkabulnya doa dan salat istisqo yang digelar MUI juga datang dari mana mana, salahsatunya anggota DPRD Samarinda, ustadh Sani”Luar biasa habis MUI menggelar salat istisqo langsung hujan deras , bahkan setiap hari samarinda di guyur hujan, subhanlloh,” Ujar Ustadh Sani yang baru beberapa bulan jadi anggota DPRD Fraksi PKS. @@

Pewarta : Roghib