Syukuran Milad 9 Tokoh Kaltim Berusia 80 Tahun

9 Tokoh Kaltim Berusia 80 Tahun (Fhoto Istimewa)

Samarinda, www,MUIKaltim,org -Tokoh Kaltim  sekaligus Pembina Forum Masyarakat Kaltim  H.M. Jos Soetomo, sukses menggelar tasyukuran atau Ulang Tahun pada  9 tokoh Kaltim   berumur 80  tahun. Acara tersebut berlangsung Sabtu, (15-2/2020)  di  Hotel Senyiur di Jalan Diponegoro  Sabtu, (15-2/2020).

Ke  9 Tokoh Masyarakat Kalimantan Timur yang berumur 80 tahun, bahkan lebih adalah  HM.Djafar Siddiq, Laden Mering , KH.Hamri Has, Bs Suba, Hj.Siti Rohani ,  HJ Juhairiyah,  H. Mahmud ZA,  H.Sayid Alwy AS H Asmunie Alie.

Hadir dalam acara tersebut . HM.Jos Soetomo(Ketua Forum kebangsaan Kaltim),  wakil Gubernur kaltim . H.Hadi Mulyadi,S.Sos,M.Si ,Kapolda Kaltim Irjend.Pol.Muktiono , para Pejabat Pemrov kltim dan lain lain.

Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi dalam sambutanya    mengatakan makna  pertemuan hari ini sangat luar biasa, Sebagai bentuk rasa syukur kepada sembilan tokoh Kaltim yang telah memberikan sumbangsih bagi daerah.  Baik  pemikiran, kerja dan karya mereka dalam membangun Kaltim menjadi lebih maju, aman dan nyaman, sehingga Benua Etam ditetapkan  sebagai Ibu kota negara.

“Saya pribadi, keluarga dan atas nama Pemprov Kaltim mengucapkan selamat kepada sembilan tokoh masyarakan Kaltim yang telah berusia 80 tahun. Kita doakan mereka tetap diberikan kesehatan, kebahagiaan serta selalu dalam perlindungan Allah  SWT,” kata Hadi Mulyadi. 

Hadi Mulyadi juga mengagumi para tokoh 80 tahun ini masih sehat dan produktif beraktifitas, khususnya membangun Kaltim, dan ini bisa menjadi contoh para generasi muda. Yang tua saja semangat, apalagi yang masih muda, sehat dan kuat.

“Ini juga bisa menjadi contoh, motivasi  generasi muda agar tidak loyo untuk belajar, semangat bekerja. Yang tua aja semangat masak yang muda Cuma ongkang ongkang,”Ujar Ketua Partai Gelora kaltim ini.

Ketua MUI Kaltim KH Hamri Has dan Keluarga (Fhoto Istiwewa)

HM Jos Soetomo, yang menggagas acara syukuran ini dalam sambutanya  mengatakan, sangat senang bisa menggelar acara Ulang Tahun para tokoh kaltim usia senja ,namun semangatnya  yang luar biasa.Kaltim beruntung punya tokoh tokoh yang walaupun sudah tidak muda, tapi semangat untuk mengabdi tidak luntur.

“Saya sangat senang bisa menyatukan para Tokoh kaltim ini selain di Forum kebangsaan yang saya sebagai pembinanya, tapi di Forum lain seperti saat ini. Kita bisa bertemu ,berdiskusi, bermusyawarah dengan para tokoh yang luar baisa ini,”ujar Jos soetomo.

Lanjut Jos Soetomo, kita manusia diberi oleh Alloh akal, ilmu, kekayaan, kesuksesan, tapi kita sebagai manusia masih perlu silaturahmi, perlu persatuan, dan inilah yang harus kita rawat bersama.

Kata Pembina Forum kebangsaan ini, bangsa Indonesia, juga Kaltim perlu ada tokoh panutan”Saya akui kita selama ini kehilangan tokoh panutan, punya jabatan sedikit saja sudah berlagu, tentu ini tidak bisa dicontoh, oleh karena itu para tokoh di kaltim ini saya berharap bisa menjadi tauladan dan panutan generasi muda.

 Ketua FKUB H Asmuni Ali, yang juga termasuk tokoh Kaltim berusia 80 tahun mengatakan, usia tua bukan berarti berheti mengabdi, malah dengan berbagai pengalaman dan sudah lama makan garam kehidupan harus bisa menjadi contoh,  tauladan  bagi generasi muda, menjadi solusi setiap Pemasalahan.

“Tua tidak menjadi kendala untuk mengabdi kepada bangsa, Negara dan masyarakat, bahkan harus bis menjadi contoh dan solusi setiap ada kendala atau pemasalahn yang kita hadapi saat ini,” Ujar mantan Ketua basda Samarinda ini.

Sementara itu Ketua MUI Kaltim KH Hamri Has sangat salut dengan apa yang dilakukan oleh Jos Soetomo untuk menggelar acara syukuran ke 9 Tokoh yang berumur 80 tahun.

Pembina Forum kebangsaan ini sangat  luar biasa sumbangsihnya bagi Kaltim, bahkan dengan ulama. Dia selalu membantu dan mendukung dengan dana, pemikiran ,  juga  sarana dan prasarananya.

“ Saya apresisi pak Jos Soetomo sumbangsihnya bagi masyarakat kaltim, khusunya ulama dan MUI kaltim, beliau selalu peduli, mulai nyumbang dananya, pemikiranga,bahkan hotelya bisa dipakai oleh MUI  selama beliau masih ada , semoga beliau selalu sehat, panjang umur dan nanti meninggal Khusnul Khatimah,” Kata KH Hamri Has

Redaktur : M Roghib